Pages
Categories
- 2014
- 2015
- album
- Angkatan 2015/2016
- brivet jalan
- DIARYKU
- FAKTA
- Februari 2015
- GALERI
- halal bihalal
- INFO
- inspirasi
- Januari 2015
- Juli 2015
- Juni 2015
- KOPERASI PRAMUKA
- KRIDA LANTAS
- KRIDA PTKP
- LAGU PRAMUKA
- MOTIVASI
- Oktober 2015
- pendidikan
- Penempuhan badge
- polsek karanganyar
- polsek ngrambe
- polsek widodaren
- pondok romadhon
- PRAMUKA
- rakor
- RESENSI FILM
- SAKA
- Sdn sidolaju 1
- TOKOH
My Blog List
INILAH KAMI
KAMI ORANG BIASA
SELALU BERPENAMPILAN SEDERHANA
WALAU TERKADANG MENYAKITI
KAMI SELALU DICINTAI
OTAK BOLEH PAS-PASAN
BUKAN BERARTI TAK PUNYA MASA DEPAN
WAJAH MUNGKIN SADIS
TAPI KAMI PALING ROMANTIS
KADANG KAMI NAKAL
TAPI BUKAN BERARTI TAK BERMORAL
KAMI KRITIS & OPTIMIS
AGAR EXIS WALAU NARSIS
KAMI SETIA KAWAN
HANYA BERONTAK KEPADA LAWAN
KAMI BER1 UNTUK JADI NO1
SELALU BERPENAMPILAN SEDERHANA
WALAU TERKADANG MENYAKITI
KAMI SELALU DICINTAI
OTAK BOLEH PAS-PASAN
BUKAN BERARTI TAK PUNYA MASA DEPAN
WAJAH MUNGKIN SADIS
TAPI KAMI PALING ROMANTIS
KADANG KAMI NAKAL
TAPI BUKAN BERARTI TAK BERMORAL
KAMI KRITIS & OPTIMIS
AGAR EXIS WALAU NARSIS
KAMI SETIA KAWAN
HANYA BERONTAK KEPADA LAWAN
KAMI BER1 UNTUK JADI NO1
Fanpage
kak echo. Powered by Blogger.
Puncak Lawu 3265 dpl
Menantang Rintangan dan penderitaan itu lebih mulia daripada surut kebelakang menuju ketentraman
PRASBHARA
HUT Saka Bhayangkara Dipolsek widodaren 1juli 2012
Perdakara 2013
Wonosari, sine, Ngawi
Penerimaan Tamu saka 2015
Air terjun suwono, Ngrambe, Ngawi
Tawangmangu
Brivet jalan 2014
Perdakara 2014
Polsek Mantingan, Polsek widodaren, polsek Ngrambe, polsek sine, Polsek karanganyar
14 November 2011
21 September 2011
kala sandi berkata
SINOPSIS : Kejujuran itu penting, meski kadang kejujuran itu pahit dan menyakitkan. Pesan moral itulah yang ingin disampaikan dalam film ini. Kehidupan Risma begitu samar, ia tinggal bersama adiknya Tria dan seorang tukang Kebun bernama Mang Sarma. Ia hanya tahu bahwa ibunya dulu sewaktu Risma kecil selalu menengoknya setiapkali ia berulang tahun. Namun sejak ia beranjak dewasa. Ia tak pernah lagi melihat sosok ibunya. Kegelisahannya itu selalu ia tuangkan dalam buku harian yang ia tuliskan dengan menggunakan sandi kotak. Kerinduannya terhadap sosok tersebut ia lampiaskan dalam kegiatan kepramukaan. Ia menemukan keceriaan, kebahagiaan bersama teman-temannya di kegiatan Pramuka. Namun setiap kali ia kembali ke rumah, ia selalu menemukan kemuraman tentang siapa Tria dan siapa Mang Sarma sebenarnya. Risma mempunyai seorang teman spesial bernama Arya. Ia menemukan sosok ayah dan kakak dalam diri Arya. Suatu saat, Risma mengalami kebimbangan. Ia harus memilih antara kegiatan pelantikan Pramuka, dengan menunggu adiknya yang bisu di rumah. Semula ia hendak menitipkan Tria pada Arya, namun kepercayaannya hilang ketika mengetahui Arya dekat dengan seorang perempuan bernama Susie. Risma akhirnya memutuskan untuk menitipkan Tria pada Mang Sarma. Dalam perjalanan Pelantikan, Sangga Risma terjebak Badai kabut dan salah satu anggotanya jatuh ke dalam jurang. Di saat-saat panik seperti itu tiba-tiba Risma melihat sosok Tria disela-sela kabut tanpa mempedulikan teman-temannya ia mengikuti Tria dan tersesat di dalam hutan. Sementara Itu Rully, Jaka, Chipay dan Nuri panik mengetahui Risma menghilang hingga mereka melupakan bendera Merah Putih yang telah mereka dapatkan susah payah sebagai tanda bisa mengikuti pelantikan. Diakhir cerita mereka bisa kembali mendapatkan bendera merah putih dengan segala perjuangannya dan juga berhasil menemukan RISMA dan berkat kepiawaian RISMA dalam menerjemahkan sandi ia juga berhasil mengetahui rahasia keluarganya selama ini.
Film ini bertema petualangan dengan misi membangkitkan nasionalisme, Kejujuran mengungkap rahasia, dan perdamaian yang kian pudar terutama di generasi muda.
ALUR :
a. Tahap Perkenalan tokoH : Menit pertama hingga menit ke 15 film mulai mengenalkan tokoh RISMA, MANG SARMA, TRIA, ARYA
b. Permulaan Konflik : Konflik di awali dengan kerinduan RISMA terhadap sosok orang tua yang ia lampiaskan pada kegiatan pramuka, Rasa sayangnya pada adik satu-satunya membuat ia bimbang ketika menghadapi kegiatan pelantikan. Ia tak tega meninggalkan TRIA yang bisu sendirian di rumah sementara MANG SARMA si tukang kebun sering meninggalkan rumah untuk mengobati pasien-pasiennya. Ia sengaja mencari-cari alasan untuk tdk mengikuti kegiatan kepramukaan. Ia tidak ingin keadaan keluarganya diketahui orang banyak termasuk ARYA. Namun karena keadaan akhirnya ia mengajak ARYA untuk datang ke rumahnya dan bermaksud menitipkan TRIA padanya, namun ketika RISMA tahu ARYA sering berduaan dengan wanita lain, ia mengurungkan niatnya.Akhirnya ia menitipkan TRIA pada MAng SARMA yang merupakan awal puncak konflik film ini.
c. Puncak Konflik : TRIA diculik oleh sosok yg tdk dikenal, Risma hilang, Jaka terjatuh, Bendera Merah putih hilang, Sangga Rully & Hilmantersesat.
d. klimaks : Sangga Rully dan Hilman menemukan gubuk yg dihuni oleh seorang Dukun yg ternyata adalah Mang Sarma
e. Ending : Mang sarma diketahui sebagai ayah dari Risma, Mang Sarma akhirnya terbunuh oleh anak buah orang yang ia santet, Risma ditemukan dan mengetahui bahwa ARYA adalah kakak tirinya.
KARAKTER :
a. RISMA : Gadis usia 16 tahun, tinggi, cantik, introvert. Ia menyembunyikan kesuraman asal-usul keluarganya dari orang lain dan ia menemukan kehidupannya di Pramuka
b. TRIA : Gadis usia 13 tahun, cantik, bisu, Adik Risma, ia menguasai finger spelling sebagai alat komunikasinya
c. MANG SARMA, 40 tahun, rambut panjang menyeramkan, berwatak keras dan pendendam dan memiliki sumber kesaktian berupa ikat kepala. Awalnya ia di ketahui sebagai tukang kebunnya RISMA namun d ending cerita ia adalah ayah RISMA sebenarnya
d. ARYA, 20 Tahun, Mahasiswa, Ganteng,Sedikit introvert, tidak suka terhadap ibu tirinya. Di akhir cerita diketahui bahwa ia adalah akakak tiri Risma
09 September 2011
07 September 2011
Presiden SBY Bangga Memakai Seragam Cokelat
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang biasanya selalu mengenakan setelan jas dan dasi resmi, Jumat (20/11) kemarin, rela menggunakan seragam Pramuka yang sudah berpuluh- puluh tahun lamanya tak dikenakan olehnya. Sederet pin-pin Pramuka pun menambah kesan gagah dari sosok Kepala Negara ini. Bukan tanpa alasan, hari itu, Presiden SBY sengaja mengenakan seragam Pramuka karena harus menghadiri upacara pengukuhan pengurus Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka masa bakti 2008–2013.
Terkait seragam Pramuka ini, Presiden SBY memiliki pengalaman tersendiri. Dia mengaku, awal mula tertarik pada organisasi kepanduan ini pada 1961 saat Presiden RI pertama Soekarno meresmikan Gerakan Pramuka di Tanah Air. Saat itu, SBY yang semasa kecilnya dipanggil Sus oleh teman-teman sekolahnya ikut berdiri di sebuah lapangan kecil di Pacitan. Saat itu, SBY masih duduk di kelas 6 SD. Itulah saat pertama SBY mengenakan seragam Pramuka.Bersama-sama puluhan teman-teman sekampungnya, SBY pun ikut larut dalam upacara peresmian Gerakan Pramuka ini. SBY mengaku ketertarikannya kepada organisasi Pramuka berawal dari warna kecokelatan seragam yang dikenakan para Pramuka. ”Saya pertama kali tertarik karena seragamnya, melihat gerakannya gagah. Latihan-latihannya sungguh menarik waktu itu. Maka, saya dan teman-teman bergabung dengan Pramuka,” kenang SBY.SBY mengaku, sejak kecil dirinya memang selalu tertarik dengan gerakan yang membentuk kepemimpinan, karakter, dan persahabatan satu sama lain. Hal semacam ini, menurutnya, saat itu sangat tergambar jelas di Gerakan Pramuka. Menurutnya, dari Pramuka inilah yang akhirnya mempengaruhi kehidupan dan kariernya untuk mencintai kehidupan berorganisasi gerakan lapangan. “Ternyata, dalam perjalanan hidup, sangat banyak peran Pramuka dalam membentuk kepribadian, watak, semangat, dan cita-cita dalam banyak hal,” paparnya.
Presiden SBY menilai, Pramuka sekarang ini harus lebih memiliki karakter yang kuat dalam berbagai hal. Langkah ini diperlukan agar generasi muda Indonesia dapat tertarik untuk mengikuti kegiatan Pramuka.
Kecintaan Presiden SBY terhadap Gerakan Pramuka pun ditunjukkan hingga kini. Melihat redupnya gerakan kepanduan ini, Presiden pun mengambil langkah terobosan untuk menghidupkannya kembali. Salah satunya adalah dengan melakukan revitalisasi Gerakan Pramuka. Presiden pun telah memerintahkan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (Menegpora) Andi Mallarangeng untuk melakukan revitalisasi Gerakan Pramuka.
Mengomentari langkah dari Kepala Negara ini, beberapa waktu lalu sebelumnya Menegpora, Andi Malarangeng telah menyiapkan beberapa program yang akan ditawarkan kepada Kwarnas. Bahkan pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan Kwarnas Gerakan Pramuka untuk berdiskusi dan menawarkan fasilitas bagi kemajuan Pramuka. Dalam pertemuan itu, Andi menegaskan, bahwa sudah dibahas langkah-langkah yang bisa diambil untuk memfasilitasi gerakan anak-anak muda dalam hal kepanduan ini. “Ke depan, saya akan mengambil langkah-langkah untuk merumuskan revitalisasi Pramuka,” ungkap Andi Mallarangeng beberapa waktu lalu.
dikutif dari:
http://pramukasmpn3.blogspot.com/2009/12/presiden-sby-bangga-memakai-seragam.html
KAKAK KETUA KWARNAS PERIODE 1961-2013
Sri Sultan Hamengkubuwono IX
masa bhakti 1961 - 1974
Letjen. Sarbini
masa bakti 1974 – 1978
Letjen. Mashudi
masa bakti 1978 – 1993
Letjen. Himawan Sutanto
masa bakti 1993- 1998
Letjen. Rivai Harahap
masa bakti 1998 - 2003
Frof. Dr. Azrul Azwar, MPH
masa bakti 2003 - 2013
Subscribe to:
Posts (Atom)
Comment
follower
Popular Posts
-
HIDUP ADALAH ANUGERAH KEPADA INSAN YANG BERSYUKUR BERSYUKURLAH DALAM KEKURANGAN TETAPLAH ANGGUN DALAM KECUKUPAN JADIKAN IKHLAS SEBAGA...
-
Peraturan Baris Berbaris yang digunakan di lingkungan Pramuka ada dua macam yakni Baris berbaris menggunakan tongkat dan tanpa tongkat. Un...
-
Perkemahan pendadaran saka bhayangkara agau disingkat perdakara periode 2015 - 2016 dilaksanakan di buper ngrendeng, sine, ngawi pada 24 s...
-
Satuan Karya Pramuka (Saka) adalah wadah pendidikan guna menyalurkan minat, mengembangkan bakat dan pengalaman para pramuka dalam berbagai ...
-
Undangan Assalamualaikum kita dari saka bhayangkara polsek widodaren, karanganyar sm ngrambe akan mengadakan pondok romadon sekaligus berb...
-
Jika anak-anak hidup dengan kritikan, mereka belajar untuk mengutuk. Jika anak-anak hidup dengan permusuhan, mereka belajar untuk...
-
PERSIAPAN UPACARA COOY... DEWAN SAKA POLSEK WIDODAREN PA 2012 SENYU...M....... UPACARA PEMBUKAAN SIAAA...
-
Dilema, Organisasi Vs Orangtua Oleh : Rendi Handoko Semangat organisasi menggebu-gebu Namun dari orang tua tak memberi restu So, ???? ...

















